Prahara Rumah Tangga: Suami di Singkawang Barat Bunuh Istri dan Gantung Diri
Share this story:
Prahara Rumah Tangga: Suami di Singkawang Barat Bunuh Istri dan Gantung Diri Warga di Jalan Pelita Gang Batu Pati, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dikejutkan oleh penemuan pasangan sua...
Prahara Rumah Tangga: Suami di Singkawang Barat Bunuh Istri dan Gantung Diri
Warga di Jalan Pelita Gang Batu Pati, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dikejutkan oleh penemuan pasangan suami istri yang meninggal dunia di dalam rumah mereka pada Rabu (19/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Sang suami, Tjia Meu Pin (44), ditemukan dalam kondisi tergantung, sementara istrinya, Bona (34), tergeletak di lantai dengan tali masih melilit di leher. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang pulang dari sekolah dan tidak bisa masuk ke dalam rumah.
Menurut keterangan Saksi, anak korban mendapati pintu rumah terkunci dari dalam dan tidak mendapat respon saat memanggil orang tuanya. Merasa curiga, ia meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu secara paksa. Setelah pintu berhasil dibuka, pasangan tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa. Warga kemudian segera menghubungi Ketua RT, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Abdul Muthalib, mengatakan bahwa petugas dari Polsek Singkawang Barat dan Polres Singkawang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim identifikasi Polres Singkawang juga ikut serta dalam pemeriksaan awal. Selain itu, Camat Singkawang Barat dan Lurah Pasiran hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif. Setelah pemeriksaan awal, jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Abdul Azis untuk dilakukan visum.
Dari hasil penyelidikan di TKP, ditemukan dua lembar surat yang diduga ditulis oleh Tjia Meu Pin. Dalam surat tersebut, ia mengakui telah membunuh istrinya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anaknya serta meninggalkan pesan agar jenazah mereka segera dikremasi tanpa proses penyimpanan lama.
"Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik kejadian tragis ini. Dugaan sementara mengarah pada permasalahan dalam rumah tangga, sebagaimana yang tertulis dalam surat peninggalan korban. Namun, untuk memastikan penyebab pasti, kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari keluarga maupun saksi lainnya," ujar Kompol Abdul Muthalib.
Setelah proses visum selesai, keluarga memutuskan untuk menyemayamkan jenazah di Rumah Duka Nirwana, Jalan Burhani, Kelurahan Pasiran. Kejadian ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban, terutama anak-anak mereka yang kini kehilangan kedua orang tua sekaligus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera mencari bantuan atau berkonsultasi jika menghadapi tekanan dalam kehidupan rumah tangga guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (PontianakPost)
Warga di Jalan Pelita Gang Batu Pati, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dikejutkan oleh penemuan pasangan suami istri yang meninggal dunia di dalam rumah mereka pada Rabu (19/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Sang suami, Tjia Meu Pin (44), ditemukan dalam kondisi tergantung, sementara istrinya, Bona (34), tergeletak di lantai dengan tali masih melilit di leher. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang pulang dari sekolah dan tidak bisa masuk ke dalam rumah.
Menurut keterangan Saksi, anak korban mendapati pintu rumah terkunci dari dalam dan tidak mendapat respon saat memanggil orang tuanya. Merasa curiga, ia meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu secara paksa. Setelah pintu berhasil dibuka, pasangan tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa. Warga kemudian segera menghubungi Ketua RT, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Abdul Muthalib, mengatakan bahwa petugas dari Polsek Singkawang Barat dan Polres Singkawang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim identifikasi Polres Singkawang juga ikut serta dalam pemeriksaan awal. Selain itu, Camat Singkawang Barat dan Lurah Pasiran hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif. Setelah pemeriksaan awal, jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Abdul Azis untuk dilakukan visum.
Dari hasil penyelidikan di TKP, ditemukan dua lembar surat yang diduga ditulis oleh Tjia Meu Pin. Dalam surat tersebut, ia mengakui telah membunuh istrinya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anaknya serta meninggalkan pesan agar jenazah mereka segera dikremasi tanpa proses penyimpanan lama.
"Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik kejadian tragis ini. Dugaan sementara mengarah pada permasalahan dalam rumah tangga, sebagaimana yang tertulis dalam surat peninggalan korban. Namun, untuk memastikan penyebab pasti, kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari keluarga maupun saksi lainnya," ujar Kompol Abdul Muthalib.
Setelah proses visum selesai, keluarga memutuskan untuk menyemayamkan jenazah di Rumah Duka Nirwana, Jalan Burhani, Kelurahan Pasiran. Kejadian ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban, terutama anak-anak mereka yang kini kehilangan kedua orang tua sekaligus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera mencari bantuan atau berkonsultasi jika menghadapi tekanan dalam kehidupan rumah tangga guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (PontianakPost)
Case Evidence & Media
Evidence Photo #1
Evidence Photo #2
Case Timeline
Crime Reported
Authorities were alerted to the situation at approximately 3:45 PM.
April 2, 2025Investigation Launched
Detectives gathered evidence from the crime scene and interviewed witnesses.
April 3, 2025Suspect Identified
Based on surveillance footage and witness statements, authorities identified a person of interest.
April 4, 2025Current Status
Investigation ongoing as of 2026-06-05.
TodayExpert Analysis
"This case demonstrates a pattern we've been seeing in recent criminal activities across the city. The methodology suggests a well-organized operation rather than an opportunistic crime." — Dr. Sarah Reynolds, Criminal Psychologist
Have Information?
If you have any information about this case, please contact the Crime Stoppers hotline at 1-800-555-TIPS. All tips remain anonymous and you may be eligible for a reward.
×
Public Discussion
I witnessed something similar in my neighborhood last week. The authorities should increase patrols in this area.
This is concerning. I hope they increase security measures in the area to prevent similar incidents.